kopi yuks

Sabtu, 31 Oktober 2015

Hard Disk

Hard Disk
Merupakan Komponen yang sangat penting sekali dalam tubuh sebuah komputer maupun laptop, Kerusakan yang terjadi pada Hardisk walau sedikit saja maka akan berakibat fatal. Contoh pada kasus saat memakai harddisk kita tidak melakukan procedure parkir sebelum mematikan PC, sehingga posisi head berada di posisi sembarang. Jika head berhenti dan menyentuh permukaan disk tempat data atau system disimpan, bisa dipastikan lapisan magnet penyimpan data tersebut akan rusak.


Bagian-bagian dari Hard disk :
*,        Platter bagian ini berbentuk piringan yang dilapisi dengan bahan magnetik sehingga mampu menyimpan data. Piringan tsb disusun menjadi satu dan seakan-akan bertumpuk diletakkan di dalam suatu tempat yang tertutup, hampa dan bebas debu. Pada setiap permukaan platter akan menjadi beberapa lingkaran yang disebut dengan track. Gabungan beberapa track yang berada pada posisi yang sama disebut cylinder. Setiap track dibagi lagi menjadi sector. Beberapa sector yang digabungkan disebut dengan cluster
*Read write Head, alat ini bertugas membaca atau menulis data dari atau ke piringan harddisk. Head ini terdiri dari head atas dan head bawah.
*Access arm, adalah sebuah tungkai yang berfungsi untuk memegang head dan menggerakkan head ke seluruh permukaan piringan harddisk.
*Silinder, adalah as yang berfungsi untuk memegang platter agar dapat bergerak pada porosnya.
*Magnet, terdiri dari magnet alam(permanen) dan magnet buatan(terjadi karena adanya arus listrik). Magnet berfungsi untuk mengatur kecepatan gerak head pada waktu membaca data.
*Head controller, adalah sirkuit elektronik yang berguna sebagai pengontrol dan pengendali head agar menulis dan membaca data(informasi).
*Board(PCB Harddisk), adalah suatu modul yang berfungsi untuk mengatur atau mengontrol kinerja harddisk.
*Drive motor, berguna untuk menggerakkan piringan harddisk pada porosnya. Motor inilah yang menentukan kecepatan perputaran piringan harddisk.

Gejala kerusakan pada Harddisk
  •            *Kesulitan Membaca Data
  • *           Bisa diformat tetapi tidak dapat dibaca
  • *           Tidak ada respon
  •            *Terjadi bad sector
  •            *Tidak ada suara mendenging
  •            *Platter rusak
  • *           Komponen elektronik ada yang rusak
  •            *Head rusak

Penyebab kerusakan pada Harddisk
1. Hardisk Over Heat (Demam Tinggi)
Hardisk yang terlalu panas akan sulit membaca data, penyebabnya bisa karena terlalu lama menggunakan komputer/laptop, sirkulasi udara dalam CPU tidak lancar dan power supply tidak bekerja dengan baik.

2. Guncangan Keras Pada Hardisk Komputer / Laptop
Komputer / Laptop yang terguncang keras bisa mengakibatkan kerusakan fisik pada hardisk. Pada saat komputer sedang digunakan, head harddisk mengambang diatas permukaan piringan (platter). Bila terjadi guncangan yang cukup keras, maka head harddisk akan goyang dan bisa menyentuh bagian lain daripada harddisk, padahal disk tersebut sedang berputar dengan sangat cepat. Oleh sebab itu besar kemungkinan akan terjadi kerusakan pada hardisk.

3. ShoutDown Tidak Dilakukan Dengan Benar
Lakukanlah prosedur shotdown dengan benar seperti "Menutup semua aplikasi program >> kemudian klik start >> shoutdown >> cabut colokan listrik. bila anda langsung tiba-tiba mencabut colokan listrik padahal komputer sedang bekerja dan hardisk sedang berputar cepat makan head disk akan berada disenbarang tempat dan pasti umur hardisk akan berkurang dan PCB hardisk akan rusak.

4. Power Supply Yang Buruk
Tegangan dari power suply yang tidak mencukupi untuk menyuplai pada harddisk, maka akan dapat berakibat kerusakan pada motor dan controller.


Kamis, 15 Oktober 2015

Macam-macam Antena Jaringan

Macam-macam Antena Jaringan


1. Antena Grid
  merupakan salah satu antena wifi yg populer, sudut pola pancaran antena ini lebih fokus   pada titik tertentu sesuai pemasangannya.
Komponen penyusunnya yaitu :
    a. Reflektor
    b. Pole
    c. Jumper, fungsinya menghubungkan antena dengan radio
Antena Grid ada 2 macam dengan frekuensi yang berbeda :

a.   Antena Grid 5,8 Ghz                                            b. Antena Grid 2,4 Ghz
                                      
perbedaan kedua antena tersebut hanya  berada pada pole nya

2. Antena Sectoral

    hampir mirip dengan antena omnidirectoral, yang digunakan untuk access point to serve a point to multi point (P2MP) link dan dapat menampung hingga 5 client.
Beberapa antena sectoral dibuat tegak lurus dan juga horizontal.         
     
3. Antena Flat
         fungsinya sama seperti antena grid yaitu memfokuskan ke   satu titik. Digunakan untuk jarak yang dekat karena   frekuensinya nya kecil.



                                                  4. Antena rocket
fungsinya point to point memiliki jangkauan sinyal yang  jauh, produk wireless ubiquiti menggunakan radio  rocket M5, cara setting menggunakan browser.



       5. Antena Omnidirectional   
yaitu jenis antena yang memiliki pola pemancaran sinyal  ke segala arah dengan daya sama, untuk menghasilkan cakupan area yang luas
  6. Antena Omni Slotted Maveguide
      merupakan salah satu antena omnidirectional untuk   memancarkan sinyal wireless LAN 2,4 Ghz dengan polarisasi horizontal dan memiliki kemampuan yang  sangat bagus serta meningkatkan jangkauan yang lebih jauh.




Selasa, 13 Oktober 2015

KOMPONEN PEMROGRAMAN WEB

Komponen website

Website ??????
• Website adalah kumpulan dari halaman - halaman situs, yang terangkum dalam sebuah domain atau subdomain, yang tempatnya berada di dalam World Wide Web ( WWW ) dalam Internet. 
• Komponen penyusun web, dibagi menjadi 2, yaitu  :
         1. web statis

        2. web dinamis.

1. Bahasa pemrograman/ scripting language
         Ada 2 kategori script yang dibutuhkan untuk membuat aplikasi Web, yaitu :
         a. Client Side Scripting, contohnya adalah: HTML,   HTML5, XHTML, Casading Style Sheet                            (CSS),   JavaScript, VBScript, jQuery. Untuk eksekusinya   dilakukan di sisi client yaitu oleh                          web browser   langsung karena di dalam web browser sudah   terdapat library yang mampu                             mengenali semua   perintah-perintah client side scripting. Library ini   disebut Web Engine.
          b. Server Side Scripting, contohnya adalah: Active   Server Pages (ASP), PHP, Java Server Pages                     (JSP).   Untuk eksekusinya dilakukan di sisi server oleh   sebuah modul yang disebut web                               engine.

Untuk membuat web statis maka script yang digunakan cukup jenis client side scripting. Sedangkan membuat web dinamis maka script yang digunakan adalah gabungan antara client side scripting dan server side scripting..


2. Web Editor
       • Merupakan program aplikasi yang berfungsi untuk mengetikkan perintah-perintah dokumen web baik client side scripting maupun server side scripting. Saat ini banyak tersedia  dari web editor yang berbayar hingga yang gratis. Contoh web editor adalah: Notepad, Notepad++, Macromedia Dreamweaver.


3. Web Browser
      • Merupakan program yang berfungsi untuk menampilkan dokumen-dokumen web dalam format HTML. Bagaimana halaman web yang dibuat ditampilkan sangat tergantung pada web engine yang digunakan oleh masing-masing browser.
Contoh web browser yang cukup populer beserta web engine yang dilakukan:
a. Web Engine WebKit: Safari, Google Chrome
b. Web Engine Trident: Microsoft Internet Explorer, Maxthon
c. Web Engine Gecko: Mozilla Firefox
d. Web Engine Presto: Opera.
4. Web Server
• Web server adalah program aplikasi yang memiliki fungsi sebagai tempat menyimpan dokumen-dokumen web. Jadi semua dokumen web baik yang ditulis menggunakan client side scripting maupun server side scripting tersimpan dalam direktori utama web server (document root).
Berikut adalah beberapa contoh web server:
a. Web Server Apache yang mendukung PHP.
b. Web Server Microsoft Internet Information Servce (IIS) yang   mendukung ASP dan PHP
c. Web Server Apache Tomcat yang mendukung Java Server   Pager (JSP).
Port yang digunakan oleh web server di komputer default-nya adalah port 80 untuk web server Apache dan web server IIS, sedangkan web server Apache Tomcat menggunakan port 8080 untuk default-nya.
5. Database Server
• Adalah program yang digunakan untuk menyimpan data yang akan di olah di halaman web. Database biasa disebut Database Management System (DBMS) adalah sebuah aplikasi yang menjembatani user dan data2 di dalam database.
• Arsitektur DBMS ada yang stand alone dan ada yang client-server. Untuk aplikasi web, jenis DBMS yang digunakan adalah yang berasitektur client-server.
Ada 2 basis database server/ DBMS, yaitu :
  1. open source/ gratis
  2. closed source/ berbayar
• Beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika akan menggunakan database untuk menyimpan data-data di halaman web :
  a. jenis DBMS yang berbasis client-server/ database server
  b. SO yang digunakan, banyak DBMS yang dapat mendukung banyak SO
  c. open source atau closed source
  d. file intstalasi yang dipilih, apakah versi install (EXE) atau versi terkompres (ZIP/RAR)
  e. platform processor, apakah 32 bit atau 64 bit.
6. Image editor
• Adalah program aplikasi yang berfungsi untuk melakukan pengolahan gambar/ image. Biasanya gambar atau animasi dibutuhkan dihalaman web untuk mempercantik halaman web.
• Contoh program aplikasi pengolah gambar, video dan animasi baik berbayar maupun gratis yang berbasis open source :
  - microsoft paint, adobe photoshop, adobe flash, adobe   premiere, grab (max. OS X), corel draw.
     program tersebut bersifat opsional/ pilihan tergantung rancangan  web yang akan dibuat.