kopi yuks

Jumat, 15 Januari 2016

Jenis-jenis Jaringan

2. Jenis-jenis Jaringan

          Secara umum jaringan komputer terdiri atas lima jenis, yaitu sebagai berikut :

a. Local Area Network (LAN)
         
       
           Local Area Network (LAN), merupakan jaringan lokal yang digunakan oleh suatu organisasi untuk berbagi sumber daya (resources sharing) seperti printer dan file. LAN biasanya dibangun dan dikelola oleh organisasi tersebut. Tehnologi LAN antara lain Ethernet, Token Ring, dan FDDI.

                               b. Metropolitan Area Network (MAN)
       
          Metropolitan Area Network (MAN), pada dasarnya merupakan versi LAN yang berukuran lebih besar dan biasanya menggunakan tehnologi yang sama dengan LAN. MAN dapat mencakup kantor-kantor perusahaan yang letaknya berdekatan atau juga sebuah kota dan dapat dimanfaatkan untuk keperluan pribadi (swasta) atau umum. MAN mampu menunjang data dan suara, bahkan dapat berhubungan dengan jaringan televisi kabel.

c. Wide Area Network (WAN)
       
            Wide Area Network (WAN), jangkauannya mencakup daerah geografis yang luas, seringkali mencakup sebuah negara bahkan benua. WAN memungkinkan terjadinya komunikasi diantara dua perangkat yang terpisah jarak yang sangat jauh. WAN menginterkoneksikan beberapa LAN yang kemudian menyediakan akses ke komputer-komputer atau file server pada lokasi lain. Beberapa tehnologi WAN antara lain adalah : Modem, ISDN, DSL, Frame Relay, T1, E1, T3, E3 dan SONET.

d. Intranet
       
          Melibatkan jaringan LAN dan Web Server yang terpasang pada jaringan LAN tersebut. Web Server digunakan untuk melayani permintaan pengguna internal suatu organisasi untuk menampilkan data dan gambar. Intranet ini mempunyai sifat tertutup yang berarti pengguna dari luar organisasi tidak dapat mengaksesnya.

e. Internet
          Sebenarnya terdapat banyak jaringan di dunia ini, seringkali menggunakan perangkat keras dan perangkat lunak yang berbeda-beda. Dan banyak orang yang berharap dapat berkomunikasi atau berhubungan dengan orang lainnya melalui antar jaringan yang seringkali tidak kompatible dan berbeda. Untuk melakukan itu semua diperlukan sebuah gateway yang berguna untuk melakukan hubungan dan melaksanakan terjemahan yang diperlukan, baik perangkat keras mau pun perangkat lunaknya. Kumpulan jaringan yang terinterkoneksi inilah yang disebut dengan internet.
     
          Ketika sebuah perusahaan berkembang menjadi beberapa lokasi, maka masing-masing lokasi mengembangkan jaringan lokalnya. Ketika dibutuhkan koneksi antar LAN pada perusahaan tersebut, maka terbentuklah
Wide Area Network.

Sampai jumpa di Perangkat jaringan Komputer. Sampa jumpa lagi ..........



Selasa, 12 Januari 2016

Perangkat Jaringan

A. Pembuatan Spesifikasi Perangkat Jaringan Komputer

          Pada tahun 1940-an di Amerika ada sebuah penelitian yang ingin memanfaatkan sebuah perangkat komputer secara bersama.  Maka dari sinilah muncul konsep distribusi proses berdasarkan waktu yang dikenal dengan TTS ( Time Sharing System ) dan merupakan jaringan (network) komputer pertama yang diaplikasikan. Pada sistem TSS beberapa terminal terhubung secara seri ke sebuah host komputer.

1. Dasar-dasar Internetworking
          Networking telah tumbuh secara eksponensial dalam 15 tahun terakhir dan mengalami perubahan yang begitu pesat mulai kebutuhan pengguna yang mendasar seperti berbagi data dan printer, sampai kebutuhan yang lebih tinggi seperti video conference. Pada jaringan lokal dengan jumlah komputer yang sedikit tidak menjadi masalah, tetapi jika jumlah user dan sumber daya yang ada di jaringan besar maka akan menjadi masalah. Dan itu merupakan tantangan untuk menggabungkan beberapa jaringan dan membaginya menjadi network-network yang lebih kecil karena unjuk kerja kerja (performance) network yang menjadi lambat.

Sebuah Network yang besar cenderung akan melambat akibat lalu lintas data yang terlalu padat, sehingga terjadi apa yang dinamakan congestion atau kemacetan (analogikan dengan mobil yang banyak dengan jalan sempit).
Membagi sebuah network yang besar menjadi network-network yang lebih kecil dinamakan network segmentation, dengan peralatan yang digunakan adalah : router, switch, dan bridge.

Kemungkinan penyebab dari congestion di lalu lintas jaringan adalah sebagai berikut :
a. Terlalu banyak host (host artinya peralatan-peralatan yang terhubung ke jaringan yang bisa megirmkan dan menerima informasi berupa komputer, workstation, server, printer dan lain-lain) di dalam sebuah broadcast domain.
b. Broadcast storm (badai broadcast)
c. Multicasting
d. Bandwith yang kecil

          Router digunakan untuk menghubungkan dua atau lebih network, dan bertugas sebagai perantara dalam menyampaikan data antar-network.
Secara default, router berfungsi membagi atau memecah sebuah broadcast domain. Broadcast domain adalah kumpulan dari peralatan-peralatan di sebuah segmen network yang menerima semua paket broadcast yang dikirim oleh peralatan-peralatan di dalam segmen tersebut. Walau pun secara default router dikenal sebagai alat untuk memisahkan broadcast domain, router sebenarnya juga memisahkan collision domain (collision adalah kondisi dimana terjadi tabrakan antar data karena data-data tersebut berada pada waktu dan tempat yang sama pada sebuah kabel jaringan).
Dua keuntungan menggunakan router dalam jaringan adalah :
a. Router secara default tidak meneruskan paket broadcast
b. Router bisa menyaring network dengan menggunakan informasi pada layer 3 (Network layer) seperti alamat IP

          Berbeda dengan router, Switch tidak digunakan untuk menghubungkan antar network tetapi digunakan untuk memaksimalkan jaringan LAN. Tugas utama dari switch adalah membuat LAN bekerja dengan lebih baik dengan mengoptimalkan unjuk kerja (performance), menyediakan lebih banyak bandwith untuk pengguna LAN. Secara default, switch memisahkan collision domain. Istilah collision domain adalah istilah di dalam ethernet yang menggambarkan sebuah kondisi network di mana sebuah peralatan mengirimkan paket pada sebuah segmen network, dan pada saat yang bersamaan peralatan yang berbeda mencoba untuk mengirimkan paket yang lain, sehingga mengakibatkan terjadinya collision (tabrakan). Paket yang dikirim menjadi rusak, akibatnya semua peraltan harus melakukan pengiriman ulang. Situasi ini bisa terjadi pada jaringan yang menggunakan hub di mana setiap segmen terhubung ke sebuah hub yang dikatakan merepresentasikan hanya satu collision domain dan satu broadcast domain.

          Banyak yang mencampur adukkan istilah bridge dengan switch. Bridge maupun switch pada dasarnya melakukan hal yang sama yaitu memisahkan collision domain pada LAN. Bridge pada umumnya hanya mempunyai dua atau empat port, sedangkan switch mempunyai 16 port bahkan sampai ratusan port. sehingga switch disebut juga multiport bridge. 


Sampai disini dulu bahasan untuk Dasar-dasar Internetworking dan kita akan jumpa di Jenis-jenis Jaringan, tunggu ya !!!!!