Prinsip jaringan LAN (Local Area Network) adalah semua perangkat yang berada pada satu LAN berarti berada pada satu broadcast domain. Sebuah broadcast domain mencakup semua perangkat yang terhubung pada satu LAN dimana apabila salah satu perangkat mengirimkan frame broadcast, maka semua perangkat yang lain juga akan menerima salinan dari frame tersebut. Tanpa VLAN, sebuah switch akan menganggap semua interface (port) nya berbeda pada satu broadcast domain, sehingga semua komputer yang terhubung ke switch tersebut akan dianggap berada pada satu LAN yang sama. Kapan sebuah infrastuktur jaringan VLAN diperlukan ?
Infrastruktur VLAN diperlukan apabila :
1. Memiliki lebih dari 200 perangkat pada sebuah LAN
2. Memiliki banyak lalu lintas broadcast pada LAN
3. Sebuah departemen memerlukan keamanan sistem yang tinggi
Jaringan VLAN dapat diciptakan dengan menggunakan managable switch yang mendukung VLAN. Sama seperti pada jaringan LAN, untuk berhubungan antara VLAN satu dengan VLAN yang lain dibutuhkan sebuah perangkat layer 3 lainnya seperti router. VLAN merupakan suatu model jaringan yang tidak terbatas pada lokasi fisik seperti LAN. Antara jaringan VLAN dengan LAN, keduanya memiliki perbedaan. Bagaimana perbandingan jaringan VLAN dan LAN ?
Perbandingan jaringan VLAN dan LAN :
1. VLAN membagi broadcast domain
Setiap port pada switch dapat ditugaskan pada VLAN yang berbeda. Port yang berada di dalam VLAN yang sama, akan berbagi broadcast domain yang sama. Port yang tidak berada pada VLAN yang sama, tidak akan berbagi broadcast domain yang sama. Sehingga dengan menggunakan VLAN, dapat meningkatkan bandwidth serta meningkatkan performa jaringan jika dibandingkan dengan LAN
2. VLAN membuat adanya fleksibilitas jaringan
VLAN membuat suatu jaringan dimana setiap perangkatnya tidak tergantung pada lokasi fisiknya. Fleksibilitas seperti ini mempermudah proses menambah, mengubah, dan memindahkan perangkat dalam sebuah jaringan. VLAN juga memungkinkan untuk mengelompokkan pengguna berdasarkan jenis departemennya.
