3. Perangkat Jaringan Komputer
a. Router
Sebenarnya tidak ada arsitektur yang eksak dari sebuah router karena berbeda dan tergantung merek dan jenisnya.
Komponen-komponen dari router adalah sebagai berikut :
1. CPU (Central Processing Unit)
mengeksekusi instruksi pada operating system. Fungsi yang lain adalah inisialisasi sistem, fungsi routing, dan mengontrol network interface. Router yang besar memiliki beberapa CPU.
2. RAM (Random Access Memory), digunakan untuk informasi routing table, fast switching cache, running configuration, dan packet queque. RAM biasanya dibagi dua secara logik, yaitu memori processor utama dan memori shared input/ output (I/O). Memori shared I/O untuk menyimpan paket secara sementara. Isi RAM akan hilang begitu power dari router dimatikan.
3. Flash, digunakan untuk menyimpan keseluruhan IOS (Internetworking Operating System) software image. Router umumnya mencari operating system pada flash. IOS dapat diupgrade dengan mengisi IOS baru pada flash. IOS mungkin berbentuk compressed atau uncompressed.
4. NVRAM (Nonvolatile Random Access Memory), digunakan untuk menyimpan startup configuration. Dibeberapa perangkat NVRAM diimplementasikan menggunakan EEPROM yang terpisah dari perangkat tersebut.
5. BUS, kebanyakan router berisi sebuah sistem bus dan CPU bus. Sistem bus digunakan untuk komunikasi di antara CPU dan interface. System bus mengirimkan data dari dan ke interface. CPU bus digunakan oleh CPU untuk mengakses komponen dari media penyimpan router.
6. ROM (Read Only Memory) digunakan untuk menyimpan permanen startup diagnostic code (ROM Monitor). Tugas utama untuk ROM adalah mendiagnosa hardware selama router melakukan bootup dan memindahkan software IOS dari Flash ke RAM.
7. Interface adalah koneksi router ke luar. Ada tiga tipe interface, yaitu a. Local Area Network (LAN), b. Wide Area Network (WAN) dan c. Management. Interface LAN biasanya berupa salah satu dari jenis Ethernet atau Token Ring. Interface WAN termasuk serial, ISDN, dan integrated Channel Service Unit (CSU). Management port berisi port Console dan AUX adalah port serial yang digunakan untuk menghubungkan router dengan administrator. Port ini bukan merupakan port jaringan. Port ini menggunakan aplikasi tertentu yang dijalankan pada sebuah komputer yang dihubungkan melalui port komunikasi pada komputer atau menggunakan modem.
8. Power supply, menyediakan power yang dibutuhkan untuk mengoperasikan komponen internal.
b. Koneksi komputer atau terminal console ke router
Port Console atau AUX adalah port manajemen. Port tersebut adalah port serial asynchronous yang tidak didesain sebagai port jaringan. Satu dari kedua port tersebut dibutuhkan untuk melakukan konfigurasi router. Port Console dianjurkan untuk konfigurasi awal karena tidak semua router mempunyai port AUX.
a. Router
Sebenarnya tidak ada arsitektur yang eksak dari sebuah router karena berbeda dan tergantung merek dan jenisnya.
Komponen-komponen dari router adalah sebagai berikut :
1. CPU (Central Processing Unit)
mengeksekusi instruksi pada operating system. Fungsi yang lain adalah inisialisasi sistem, fungsi routing, dan mengontrol network interface. Router yang besar memiliki beberapa CPU.
2. RAM (Random Access Memory), digunakan untuk informasi routing table, fast switching cache, running configuration, dan packet queque. RAM biasanya dibagi dua secara logik, yaitu memori processor utama dan memori shared input/ output (I/O). Memori shared I/O untuk menyimpan paket secara sementara. Isi RAM akan hilang begitu power dari router dimatikan.3. Flash, digunakan untuk menyimpan keseluruhan IOS (Internetworking Operating System) software image. Router umumnya mencari operating system pada flash. IOS dapat diupgrade dengan mengisi IOS baru pada flash. IOS mungkin berbentuk compressed atau uncompressed.
4. NVRAM (Nonvolatile Random Access Memory), digunakan untuk menyimpan startup configuration. Dibeberapa perangkat NVRAM diimplementasikan menggunakan EEPROM yang terpisah dari perangkat tersebut.
5. BUS, kebanyakan router berisi sebuah sistem bus dan CPU bus. Sistem bus digunakan untuk komunikasi di antara CPU dan interface. System bus mengirimkan data dari dan ke interface. CPU bus digunakan oleh CPU untuk mengakses komponen dari media penyimpan router.
6. ROM (Read Only Memory) digunakan untuk menyimpan permanen startup diagnostic code (ROM Monitor). Tugas utama untuk ROM adalah mendiagnosa hardware selama router melakukan bootup dan memindahkan software IOS dari Flash ke RAM.
7. Interface adalah koneksi router ke luar. Ada tiga tipe interface, yaitu a. Local Area Network (LAN), b. Wide Area Network (WAN) dan c. Management. Interface LAN biasanya berupa salah satu dari jenis Ethernet atau Token Ring. Interface WAN termasuk serial, ISDN, dan integrated Channel Service Unit (CSU). Management port berisi port Console dan AUX adalah port serial yang digunakan untuk menghubungkan router dengan administrator. Port ini bukan merupakan port jaringan. Port ini menggunakan aplikasi tertentu yang dijalankan pada sebuah komputer yang dihubungkan melalui port komunikasi pada komputer atau menggunakan modem.
8. Power supply, menyediakan power yang dibutuhkan untuk mengoperasikan komponen internal.
b. Koneksi komputer atau terminal console ke router
Port Console atau AUX adalah port manajemen. Port tersebut adalah port serial asynchronous yang tidak didesain sebagai port jaringan. Satu dari kedua port tersebut dibutuhkan untuk melakukan konfigurasi router. Port Console dianjurkan untuk konfigurasi awal karena tidak semua router mempunyai port AUX.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar